DieStimmen

Ayah Perkosa Dua Putrinya dan Beri Uang Jajan Rp 50 Ribu Untuk Tutup Mulut

JATENG – Seorang pria berinisial BS (41) kini harus meringkuk di penjara setelah ditangkap polisi akibat aksi cabulnya. Mirisnya, warga asal Banyumas, Jawa Tengah memperkosa dua anak kandungnya.

“Kasus pencabulan ini berhasil kami ungkap pada hari Senin (27/7) berdasarkan LP/B/304/VII/2020/Jateng/Resta Bms tanggal 27 Juli 2020 yang ditindaklanjuti dengan penangkapan terhadap tersangka BS (41), warga Kelurahan Teluk, Kecamatan Purwokerto Selatan,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Ajun Komisaris Polisi (AKP) Berry seperti dilaporkan Antara, Selasa (28/7/2020).

Ia mengatakan kasus pencabulan yang dilakukan oleh Slamet terhadap dua anak kandungnya itu terungkap berkat cerita kedua korban, NPJ (18) dan CDP (11), kepada ibunya, SPA (42) pada Selasa (21/7/2020) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kuasa Hukum Kang Asep Surati Kapolri Untuk Menindaklanjuti Kasus Kehilangan Uang Negara

KOTA KUPANG – Tommy Michael D. Jacob, SH selaku kuasa hukum Stefanus Jefons alias kang Asep menyurati Kapolri untuk menindaklanjuti kasus hilangnya uang negara di brankas balai diklat provinsi NTT yang terjadi pada tahun 2010 dan 2018.

Dalam surat itu, Tommy Jacob selaku kuasa hukum meminta Bapak Kapolri untuk menindaklanjuti kasus tersebut agar pelaku yang merugikan keuangan negara dapat segera ditemukan dan diproses sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kuasa hukum juga meminta agar Kapolri memeriksa mantan Kapolsek Maulafa, Margaritha Sulabessy.

Trans Nusa Kembali Buka Penerbangan ke Lembata

KOTA KUPANG – TransNusa kembali melayani penerbangan rute Kota Kupang menuju Lewoleba mulai tanggal 2 Agustus 2020. 

Dalam rilis yang diterima dari Bepit Bartels, Regional Manager TransNusa Aviation Mandiri Area NTT, Jumat (24/7/2020) siang, keputusan itu diambil oleh TransNusa karena calon penumpang pesawat udara yang sudah semakin memahami persyaratan-perjalanan udara bagi penumpang dengan mengacu kepada Surat Edaran dari Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor: BU.550/08/DISHUB/2020 tentang Bebas Dokumen Kesehatan/Bebas COVID-19 Bagi Pelaku Perjalanan.

TransNusa sudah kembali beroperasi ke delapan kota dari 13 kota di Nusa Tenggara Timur sejak 22 Juni 2020. 

Wali Kota Kupang Minta Dukungan Informasi Dari Semua Pihak Terkait Bantuan Bagi Masyarakat Susah

PORTALNTT.COM, KOTA KUPANG – Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM., MH., pada Minggu (26/7) menghadiri acara perhadapan dan serah terima pendeta di wilayah Klasis Kota Kupang Timur bertempat di Jemaat GMIT Moria Liliba. 

Kebaktian Perhadapan Pendeta berlangsung dalam ibadah pagi yang dipimpin oleh Ketua Klasis Kota Kupang Timur, Pdt. Samuel Pandi, S.Th., disaksikan oleh anggota Jemaat Moria Liliba, jemaat tamu dari Gereja GMIT Imanuel Kolhua dan para undangan yang hadir.

Perhadapan dan serah terima pendeta dilaksanakan bagi Pdt. Dorkas Tudu-Umbu Tara, S.Th., yang sebelumnya melayani di Jemaat GMIT Moria Liliba dimutasikan untuk melayani di Jemaat GMIT Imanuel Kolhua. Sedangkan Pdt. Jeane M. Olivier-Nalle, M.Th yang kurang lebih telah melayani di Jemaat GMIT Maranatha Oebufu selama 4 tahun dimutasikan menjadi pelayan di Jemaat GMIT Moria Liliba. 

Dugaan Penipuan, Mantan Sekda NTT dan Anaknya Dipolisikan

KOTA KUPANG – Diduga terkait penipuan, Mantan Sekda NTT, Jamin Habib dan anak kandungnya, Defino Putera Jamin, dilaporkan ke Polda NTT.

Jamin Habib dan anaknya dilaporkan oleh, Matildis Terisno, warga Ruteng, Kabupaten Manggarai dengan bukti laporan, STTL/B/174/IV/RES. 1.11/2020/SPKT. 

Tim kuasa hukum Mathildis, Joseph Hutapara Passar, SH.MH dan Ady Bullu, SH, mengatakan, kasus dugaan penipuan ini berawal pada tahun 1996, Johni Iwo, suami Mathildis mengikuti proses tender proyek pembangunan gedung salah satu SMP di Ruteng.

Kasus kredit Macet Bank NTT Cabang Surabaya Segera Disidangkan


KOTA KUPANG – Kasus dugaan korupsi kredit modal kerja dan investasi jangka panjang pada Bank NTT Cabang Surabaya Tahun 2018 senilai Rp. 149 miliar yang merugikan negara Rp 127 miliar segera disidangkan.

Pelimpahan berkas perkara, tersangka dan barang bukti telah dilakukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati NTT ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, Jumat (24/7/2020).

“Sudah dilimpahkan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi NTT. Dalam pelimpahan JPU Kejati NTT serahkan barang bukti, berkas perkara dan tersangka,” ujar Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, S. H, saat dikonfirmasi wartawan.

DPRD Rote Ndao Temui Banyak Penyelewengan Dana Desa Saat Kunker

ROTE NDAO – Menanggapi adanya laporan pengaduan dari Masyarakat terkait pengelolaan Dana Desa di Desa Oebau, Kec. Pantai Baru, Kab. Rote Ndao, para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Rote Ndao dari Komisi A pun melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Desa Oebau pada, Jumat (24/7/2020).

Kunker yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi A DPRD Rote Ndao, yakni  Feky Machiel Boelan, tersebut bertujuan untuk meninjau langsung fakta di lapangan atas laporan dari masyarakat setempat yang telah bersurat kepada DPRD Rote Ndao sejak pertengahan bulan Juli 2020 lalu. 

Dalam kunker tersebut, Komisi A DPRD Kab. Rote Ndao menemukan sejumlah temuan yang membenarkan laporan masyarakat, bahwa di duga telah terjadi banyak dugaan penyelewengan Dana Desa Oebau untuk Tahun Anggaran 2018 dan 2019, yang diantaranya adalah ;

BKH Pertanyakan Alasan Kejati NTT Tidak Memproses Mantan Plt Dirut Bank NTT

KOTA KUPANG – Proses hukum yang saat ini ditangani Kejaksaan Tinggi dalam kasus dugaan korupsi penyaluran kredit modal kerja dan kredit investasi di kantor Cabang Bank NTT Surabaya tahun 2018  senilai Rp 149 miliar, yang merugikan negara Rp 127 miliar mendapat perhatian dari Anggota Komisi III DPR RI, Benny Kabur Harman (BKH).

BKH mempertanyakan kinerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tidak memproses Mantan Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, AS.

Menurut BKH, jika telah ada pengembalian uang, maka sudah menjadi bukti yang kuat.

Kejati NTT Tetapkan Dua Tersangka Kasus Kredit Macet Bank NTT Tepat di Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-60

KOTA KUPANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menetapkan 2 tersangka Kasus dugaan korupsi kredit macet Bank NTT cabang Surabaya senilai Rp 149 miliar, yang merugikan negara Rp 127 miliar.

Penetapan 2 tersangka ini bertepatan dengan peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) yang ke – 60 tahun, Rabu (22/7/2020). 

Kedua tersangka itu adalah mantan Wakil Kepala Bank NTT Cabang Surabaya, Bom Bom Suharso dan Dewi Susiana, staf Stef Sulaiman.

Merasa Terhina Soal Tudingan Terima Uang Rp 1,5 Miliar, Mantan Plt Dirut Bank NTT Lapor Polisi

KOTA KUPANG – Haerudin Masaro selaku kuasa hukum Muhammad Ruslan resmi dilaporkan ke Kepolisian Resort Kupang Kota oleh Mantan Plt Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Absalom Sine, Kamis (16/7/2020). 

Laporan itu dilayangkan menyusul pernyataan Haerudin ke media yang menuding, Absalom Sine menerima uang korupsi kredit macet Bank NTT Cabang Surabaya dari tersangka Stefanus Sulaiman sebesar Rp 1,5 miliar.  

Laporan Absalom tertuang dalam Nomor: 749/STTLP/VII/2020/SPKT Polres Kupang Kota. 

Absalom Sine, mengatakan, ia merasa terhina atas pernyataan Haerudin kepada media beberapa waktu lalu. 
Ia mengaku, mengambil langkah hukum agar tidak lagi terjadi pada orang lain.