Kabar Gembira, TRP-Hegi Berjanji Akan Naikkan Upah Petani Garam di Sabu Raijua

SEBA – Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, Sabu Raijua, Takem Radja Pono dan Herman Hegi Radja Haba atau Paket TRP – Hegi berjanji akan menaikkan upah para pekerja tambak yang ada di Sabu Raijua. 

Kehadiran tambak garam di Sabu Raijua kata Takem Radja Pono harus mampu memperbaiki ekonomi rakyat terutama para pekerja yang menjadi ujung tombak produksi garam Sabu Raijua.

Hal ini disampaikan oleh Takem Radja Pono saat bertemu para pekerja tambak garam di Lobo Bali, Desa, Bodae, Kecamatan Sabu Timur, Jumat, (11/9/2020).

Ribuan Masyarakat Antar Willy Lay – Ose Luan Daftar ke KPU

ATAMBUA – Terik yang memancar seakan menambah semangat bagi para relawan dan simpatisan, untuk mengantarkan pasangan Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Belu Willy Lay-Ose Luan mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu, Minggu, (6/9/2020).

Masa pendukung memulai start dari kediaman calon Bupati Willy Lay di Lolowa Haliren menuju kantor KPU menggunakan Sepeda Motor, Mobil mengelilingi Kota Atambua sebelum menuju ke Kantor KPU.

Konvoi Paket Sahabat bersama massa pendukung dikawal aparat Polres Belu. Konvoi berlangsung aman dan tertib hingga tiba di Kantor KPU.

TRP-Hegi Berjanji Akan Maksimalkan Semua Potensi Demi Kesejateraan Rakyat Sabu Raijua

SEBA – Deklarasi Pasangan Bakal Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sabu Raijua, Takem Irianto Radja Pono dan Herman Hegi Radja Haba atau paket TRP-Hegi dihadiri ribuan massa dari seluruh pelosok Sabu dan Raijua. Deklarasi tersebut digelar pada Sabtu, (5/9/2020) di Teni Hawu, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua

Saat menyampaikan orasi politik dihadapan simpatisannya, Bakal Calon Bupati, Takem Irianto Radja Pono berjanji akan memanfaatkan semua sumber daya baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang ada di Sabu Raijua. Jika semua sumber daya mampu dikelola secara maksimal diharapkan tidak lagi terlalu bergantung dengan bantuan dana baik dari luar.

“Di tengah kesulitan alam Sabu Raijua yang ekstrim, sebenarnya Tuhan telah menyediakan sesuatu yang besar untuk negeri ini. Kita mengeluh dengan panas dan angin tapi jika kita mampu memanfaatkan panas dan angin itu maka kita bisa memproduksi garam secara besar dengan kualitas yang sangat baik. Nah ini sudah dilasanakan oleh pemerintahan sebelumnya sehingga jika rakyat Sabu Raijua memberikan kepercayaan pada TRP-Hegi maka kita akan tingkatkan lebih besar lagi,” Kata Takem Radja Pono.

Besok, Koalisi Rakyat Untuk TRP-Hegi Deklarasi di Teni Hawu

SEBA – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Sabu Raijua, Takem Radja Pono dan Herman Hegi Radja Haba atau Paket TRP-Hegi akan melakukan deklarasi pada Sabtu, (5/9/2020) di Teni Hawu. Ribuan undangan telah disebar kepada simpatisan dan pendukung dari pasangan perseorangan tersebut.

“Undangan sudah kita sebar kepada simpatisan. Ada ribuan undangan yang kita sudah sampaikan dengan harapan semua akan datang membanjiri Teni Hawu,” kata Takem Radja Pono di sela-sela persiapan deklarasi, Jumat (4/9/2020).

Selain itu kata Takem Radja Pono, dirinya secara langsung bertemu dan mengantar undangan khusus bagi ketua suku maupun tokoh masyarakat. Hal itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan sekaligus memastikan kehadiran para tokoh adat maupun tokoh masyarakat yang ada di Sabu Raijua.

Golkar Dukung Paket TRP-Hegi di Pilkada Sabu Raijua

PORTALNTT.COM, KOTA KUPANG – Teka-teki terkait kemana arah dukungan Partai Golkar di pilkada Sabu Raijua terjawab sudah. Hal ini terjawab setelah Pasangan Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati, Takem Radja Pono dan Herman Hegi Radja Haba atau Paket TRP – Hegi menerima SK dukungan dari Partai Golkar untuk bertarung di Pilkada Sabu Raijua.

Kepastian ini disampaikan oleh Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Melki Laka Lena kepada media ini, Selasa (25/8/2020).

“Jadi tadi SK sudah diserahkan oleh Pak Yudha, Ketua Tim Pemenangan Pemilu Pusat untuk wilayah Bali-Nusra,” Kata Melki Laka Lena yang juga Wakil Ketua Komisi IX DPR RI.

PAN Resmi Dukung Paket Sahabat Jilid Dua di Pilkada Belu

KOTA KUPANG – Dewan Pimpinan Partai (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) untuk pasangan calon Willybrodus Lay dan JT Ose Luan atau dikenal dengan Tegline SAHABAT di Pilkada Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur bulan Desember tahun 2020 mendatang.


SK kepada Willybrodus Lay dan JT Ose Luan diserahkan langsung kepada Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPP) PAN NTT Awang Notoprawiro kepada Calon Bupati Willy Lay di Rumah PAN NTT, Minggu, 23 Agustus 2020.


Hal ini tentu menjawab Teka-teki terhadap dukungan Partai Amanat Nasional (PAN) di Pilkada Kabupaten Belu akhirnya terjawab sudah.

Ansy Lema dan Roy Riwu Kaho Bantu Warga Nasipanaf Perbaiki Jalan

KOTA KUPANG – Sejak tanggal 30 Juli 2020, pekerjaan perbaikan jalan “Sadar Bakti “ secara swadaya oleh masyarakat Nasipanaf dan Karang Taruna Adisucipto Penfui harus terhenti karena kehabisan bahan material. 

Pekerjaan yang telah dilakukan selama kurang lebih 3 minggu itu berhasil menyelesaikan jalan sepanjang 300 meter dan lebar 4 meter.

Kerinduan untuk menyelesaikan jalan  masih sangat tinggi. Hal ini tentunya harus didukung dengan ketersidaan bahan material yang cukup.

DPRD Rote Ndao Temui Banyak Penyelewengan Dana Desa Saat Kunker

ROTE NDAO – Menanggapi adanya laporan pengaduan dari Masyarakat terkait pengelolaan Dana Desa di Desa Oebau, Kec. Pantai Baru, Kab. Rote Ndao, para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Rote Ndao dari Komisi A pun melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Desa Oebau pada, Jumat (24/7/2020).

Kunker yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi A DPRD Rote Ndao, yakni  Feky Machiel Boelan, tersebut bertujuan untuk meninjau langsung fakta di lapangan atas laporan dari masyarakat setempat yang telah bersurat kepada DPRD Rote Ndao sejak pertengahan bulan Juli 2020 lalu. 

Dalam kunker tersebut, Komisi A DPRD Kab. Rote Ndao menemukan sejumlah temuan yang membenarkan laporan masyarakat, bahwa di duga telah terjadi banyak dugaan penyelewengan Dana Desa Oebau untuk Tahun Anggaran 2018 dan 2019, yang diantaranya adalah ;

Jalan Rusak Tak Digubris Pemda, Karang Taruna Adisucipto Bersama Warga Nasipanaf Swadaya Perbaiki

PORTALNTT.COM, KOTA KUPANG – Warga Nasipanaf, kelurahan Penfui akhirnya secara swadaya memperbaiki jalan yang sudah bertahun-bertahun dalam kondisi rusak berat. 

Dibantu Karang Taruna Adisucipto, warga antusias mengerjakan jalan karena mereka mengaku kecewa dengan sikap pemerintah daerah yang tak responsif dengan keluhan yang disampaikan.

Sementara jalan tersebut merupakan satu-satunya akses keluar masuk. Apalagi di wilayah Nasipanaf ada dua sekolah tinggi (Stikes Maranatha dan Stikum).

Hasan Mansyur selaku koordinator lapangan mengaku kerusakan jalan menuju wilayah Nasipanaf sudah cukup lama.

Wilayah Nasipanaf kata Hasan, merupakan wilayah perbatasan antara pemerintah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Sehingga masih terjadi silang pendapat tentang tanggung jawab terhadap pengerjaan jalan tersebut.

“Kami sudah pernah melakukan audiens dengan pemerintah Kota Kupang, Kabupaten Kupang dan juga Pemerintah Provinsi. Tapi jawaban yang kami dapat nanti akan dikerjakan. Kami sudah lama menunggu tapi tak pernah datang juga janji itu,” kata Hasan Mansyur yang juga ketua LPM terpilih kelurahan Penfui.

Karena itulah pihaknya berinisiatif memperbaiki sendiri dengan swadaya murni warga dibantu para donatur yang prihatin dengan kondisi jalan dengan melakukan rabat beton. 

“Kalau menunggu respons pemerintah, kami sudah lelah. Untuk membangun jalan 300 meter x 4 meter dibutuhkan dana kurang lebih Rp 70 juta. Dan kami berani memulai dengan dana awal dari swadaya murni masyarakat Rp 10 juta,” ungkap Hasan.

Dia menyebut dengan segala kemampuan yang dimiliki warga masyarakat akan tetap gotong rotong mengerjakan jalan ini hingga tuntas. 

“Ada 4 hal yang kami harapkan, pertama bantu kami dengan material sesuai kemampuan. Kedua bantu dengan tenaga dan pikiran. Buktinya hari ini Karang Taruna turunkan personil begitu banyak. Yang ketiga bantuan doa dan keempat kalau tidak setuju atau sinis cukup bantu untuk diam. Jangan provokasi supaya pekerjaan ini tidak berjalan karena ini dari kami untuk kami,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Adisucipto Penfui mengatakan hal ini dilakukan karena merupakan wujud tanggungjawab orang muda yang harus memberikan kontribusi yang positif bagi pembangunan daerah dan pelayanan kemasyarakat.

“Kita generasi pemuda sebagai agen perubahan yang harus mampu memyebarkan nilai-nilai positif dalam kehidupan bermasyarakat dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” kata Tapobali.



Menurut Tapobali sudah bukan saatnya lagi Karang taruna hanya sebagai pelengkap tapi harus menjadi penggerak pembangunan dalam kelurahan dengan tetap bersinergi dengan berbagai program pemerintah dalam setiap tingkatan. 

“Kita tidak bisa pungkiri bahwa begitu banyak stigma negatif yang disematkan kepada kita sebagai orang muda baik oleh orang diluar maupun orang NTT Sendiri. Stigma tentang kemiskinan dan ketertinggalan seperti daki yang sulit untuk dibersihkan. Kondisi ini terus berlangsung dari satu pemimpin ke pemimpin yang lain. Sadar atau tidak orang-orang muda turut berperan dalam menciptakan stigma negative tentang daerah ini,” tandasnya.

Karang Taruna Adisucipto di Kelurahan Penfui, kata Tapobali, tidak boleh terjebak menjadi penghasut apalagi menjadi pencemooh terhadap situasi dan kondisi yang terjadi di Kota Kupang. 

“Karang Taruna Adi Sucipto harus memiliki tanggungjawab moral tanpa menuduh pihak lain sebagai Pilatus apalagi Barabas,” tandasnya.