oleh

Plt Dirut: Tidak Ada Klaster Baru Covid-19 di Bank NTT, Nasabah Tidak Perlu Ragu

KOTA KUPANG – KOTA KUPANG – Pasca diumumkan oleh Tim Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang, Ernest S. Ludji, S.STP., M.Si, bahwa saat ini di Kota Kupang telah ada klaster baru penyebaran Covid-19 yaitu klaster perbankan dan klaster BPN.

Plt Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho angkat bicara. Menurutnya informasi tentang ada salah seorang stafnya yang terkonfirmasi positif Covid-19, itu memang benar.

Akan tetapi, Alex menegaskan sejak yang bersangkutan positif, tidak ada kasus transmisi lokal atau penularan ke rekan-rekan kerja maupun pihak lain. Sehingga bukan merupakan klaster.

“Setahu saya, disebut klaster kalau ada penularan lanjutan kepada pihak-pihak lain seperti rekan kerja, tetangga, medis, atau bahkan anggota keluarga. Jadi tidak bisa disebut Klaster Bank NTT,” kata Alex seperti dilansir dari Viktorynews, Jumat (2/10/2020).

Hal senada disampaikan Direktur Umum Bank NTT, Johanes Umbu Landu Praing bahwa stafnya tersebut ketika pulang dari Bali langsung melakukan karangtina mandiri di hotel sampai dinyatakan positif 3 hari yang lalu.

“Sejak karangtina dia tidak pernah berhubungan atau bertemu langsung dengan rekan-rekan kerja dari Bank NTT,” ungkapnya.

Untuk itu, Umbu Landu Praing memastikan keamanan bagi setiap nasabah yang ingin melakukan transaksi di semua kantor Bank NTT.

“Kami pastikan dan menjamin kenyamanan nasabah jika berada di lingkungan kerja kantor Bank NTT. Pelayanan telah sesuai dengan standar protokol kesehatan. Manajemen juga menyiapkan tempat cuci tangan di setiap kantor pelayanan termasuk penataan kursi dan mewajibkan seluruh baik karyawan maupun nasabah menggunakan masker selama berada di Kantor Bank NTT,” tandasnya.

Juru Bicara Satgas Pencegahan Penanganan Covid-19 Kota Kupang Ernest Ludji menegaskan bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19 asal Bank NTT tidak pernah berkontak langsung dengan sesama rekan kerja, tetangga, maupun pihak lain sejak dinyatakan terpapar pada pertengahan September 2020 lalu.

“Pasien tidak pernah berhubungan atau berkontak dengan rekan di kantor maupun dengan Keluarga. Jadi tidak pernah ada penularan di Bank NTT,” ungkap Ernest dalam rilis yang diterima.

Oleh karna itu, Ernest meminta kepada seluruh masyarakat Kota Kupang yang akan melakukan transaksi apapun di Bank NTT, tidak perlu khawatir. Silakan datang ke Bank NTT karena aman dan tidak ada penularan,” pungkasnya.

Komentar