oleh

Kasus kredit Macet Bank NTT Cabang Surabaya Segera Disidangkan


KOTA KUPANG – Kasus dugaan korupsi kredit modal kerja dan investasi jangka panjang pada Bank NTT Cabang Surabaya Tahun 2018 senilai Rp. 149 miliar yang merugikan negara Rp 127 miliar segera disidangkan.

Pelimpahan berkas perkara, tersangka dan barang bukti telah dilakukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati NTT ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, Jumat (24/7/2020).

“Sudah dilimpahkan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi NTT. Dalam pelimpahan JPU Kejati NTT serahkan barang bukti, berkas perkara dan tersangka,” ujar Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, S. H, saat dikonfirmasi wartawan.

Dijelaskan Abdul, berkas perkara yang dilimpahkan yakni berkas Yohanes R. Sulayman, Stefanus Sulayman, Ilham Nurdianto, Wiliam Kondrata, Adi Leba, Muhamad Ruslan, Lo Mie Lin dan Siswanto Kondrata.

Setelah dilimpahkan pihak JPU, kata Abdul, tinggal menunggu jadwal sidang yang akan ditetapkan oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang.

Terpisah, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Kupang, Dju Jhonson Mira Mengngi, S. H, MH kepada wartawan membenarkan adanya pelimpahan berkas perkara kasus dugaan korupsi kredit modal kerja dan investasi jangka panjang pada Bank NTT Cabang Surabaya.

Menurut Jhonson, setelah dilimpahkan dirinya selaku KPN Kelas IA Kupang, bakal menunjuk hakim untuk memimpin sidang terkait kasus dugaan korupsi kredit modal kerja dan investasi jangka panjang pada Bank NTT Cabang Surabaya itu.

“Paling lambat pekan depan kasusnya sudah bisa disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang,” kata Jhonson. (DS)

Komentar

Berita Terbaru